Berjudi Dalam Syariat Islam

Untuk sebagian orang mendengar kata judi sudah tidak asing/tabu bagi mereka, judi saat ini sudah menjadi salah satu gaya hidup kaum milenial bahkan sudah masuk ke generasi Z saat ini, survey memperlihatkan data pemain judi online meningkat di masa pademi seperti ini mungkin disebabkan banyaknya waktu luang yang membuat orang menjadi bosen dan cenderung mencari permain/kesibukan lain salah satunya adalah bermain judi ini.

Meskipun sudah banyak yang mengetahui bahwa judi tidak diperbolehkan dalam agama bahkan di negara Indonesia ini para pemain judi slot online bisa dijerat hukuman penjara tetapi itu tidak membuat para pemain judi takut/sadar, kemudahan dalam mengakses situs judi pun menjadi poin utama dalam kasus meningkatnya para pemain judi bahkan banyak nya situs online judi yang menawarkan promo sampai bonus yang menggiurkan dan menjanjikan kemenangan yang besar adalah salah satu gaya tarik yang membuat judi ini diminati saat ini.

Sibuknya bermain judi sehingga shalat sering ditinggalkan, sering berbohong menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang agar dapat berjudi, jelas ini sangat dilarang oleh agama, bagaimana hukum bermain judi dalam pandangan islam? Judi dalam syaria islam di sibut al-maysir (Bahasa arab) dan qimar yaitu transaksi yang di lakukan dua orang atau lebih yang jelas menguntungkan salah satu pihak dan merugikan pihak yang lain dengan cara mengaitkan transaksi tersebut dalam suatu peristiwa.

Kata maysir bisa di temukan dalam alquran sebayak 3 kali yaitu dalam surat al ma’idah ayat 90 dan 91, surat al-baqarah ayat 219,dari ke dua surat ini di ketahui judi merupakan perbuatan keji dan haram di islam, dari ketiga ayat tersebut para ulama ahli taksir menyimpulkan beberpa hal judi merupakan perbuatan setan,judi sejajar dengan syirik, judi menanamkanrasa permusuhan dan kebencian, judi membuat malas berusaha, dan judi juga akan menjauhan orang dari mengingat Allah swt.

Allah set memberikan peringatan keras dan mengharamkan judi bahkan bahaya yang di timbulkan dalam bermain judi berdasarkan dalil al-qur’an yang sudah kita bahas di atas Allah swt berfirman “ hai orang -orang beriman sesungutnya khamar, berjudi, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan syaitan.maka itu jauhilah perbuatan itu agar kamu mendapat rido Allah.

Dosa judi tidak hanya di dapatkan oleh orang yang melakukan saja, bahkan sekadar mengajak berjudi sama saja sudah berdosa dan di perintahkan untuk membayar kaffarah dengan bershadaqah.